cara mengukur tekanan bahan bakar
Tekanan1 kPa ( 0.01 Kg/cm2 ) Tenaga 1 kW ( 1.360 PS ) Torsi 1 Nm ( 0.1 Kg.m ) Demikianlah pembahasan mengenai Ini Cara Yang Benar Menghitung Torsi Dan Tenaga (Horse Power) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂
BAHANBAKAR Http Digilib Its Ac Id Public ITS Undergraduate 9759 Paper Pdf' 'menghitung konsumsi bbm secara manual poskota news november 19th, 2012 - beberapa waktu lalu astraworld memberikan tips cara menghitung pemakaian bbm yakni metode full to full isi tangki bahan bakar sampai penuh' '3 Cara untuk Mengukur Konsumsi Bahan Bakar wikiHow
Lahapa bedanya alat ukur tekanan ban dengan alat ukur tekanan BBM ini? Sebenarnya jawabannya sangat sederhana sihyang mana sudah pasti kalau fuel pump pressure gauge difungsikan untuk mengukur tekanan cairan (liquid) bahan bakar, sedangkan untuk alat Tire Gauge (alat ukur tekanan ban) di fungsikan untuk mengukur tekanan udara yang ada di ban itu sendiri.
Andadapat menggunakan pengukur tekanan bahan bakar di mobil Anda untuk menentukan apa masalahnya saat mobil Anda tidak bekerja dengan benar. Jika Anda belum pernah bekerja dengan pengukur tekanan bahan bakar sebelumnya, ada beberapa langkah yang ingin Anda ikuti: Langkah 1 - Temukan Port Lihat manual mobil Anda untuk menemukan port tes untuk tekanan bahan bakar.
Selanjutnyauntuk menghitung nilai kalor atas, dapat dihitung dengan persamaan berikut: Dimana : HHV = Nilai kalor atas (kJ/kg) T1 = Temperatur air pendingin sebelum penyalaan (oC). T2 = Temperatur air pendingin sesudah penyalaan (oC). Cv = Panas jenis bom Kalorimeter (73259,6 kJ/kg oC). Tkp = Kenaikan temperature akibat kawat penyala (0,005 oC).
Site De Rencontre Pour Mariage Gratuit. Pada motor injeksi tekanan bahan bakar diharuskan tinggi karena kaitannya dengan kualitas semprotan bahan bakar yang keluar dari injektor. Semakin rendah tekanan bahan bakar campuran bahan bakar dan udara tidak akan tercampur secara homogen akibatnya tidak akan terbakar secara sempurna. Karena itu, sebagusnya tahu cara mengukur tekanan bensin di mesin injeksi. Cara mengukur tekanan bensin di mesin injeksi harus menggunakan alat yang namanya fuel pressure gauge. Alat ini kita sambungkan dengan slang yang menghubungkan pompa bahan bakar dengan injektor. “Tapi perlu diingat saat kita melepas slang bahan bakar kondisi mesin dalam keadaan mati,”pesan Reza dari AMTC Semarang. Setelah alat terpasang dengan benar, selanjutnya kunci kontak di ON-kan dan mesin dihidupkan. Hasil pengukuran akan terbaca dari besarnya angka yang ditunjukkan oleh jarum. Dengan mengetahui besarnya tekanan bahan bakar yang ditunjukkan oleh alat tersebut, kualitas dari campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar selanjutnya kita bisa melakukan langkah-langkah perbaikan. “Besarnya tekanan bahan bakar standar sepeda motor injeksi berkisar 294 kpa, jika naik turunnya berkisar 3-4 angka masih wajar tapi jika lebih dari itu maka perlu dicek pompanya,”tutup pria kalem ini. Simpel, kan cara mengukur tekanan bensin di mesin injeksi.
MOTOR - Berikut ini cara-cara dan urutan untuk mengukur tekanan bahan bakar alias bensin di motor injeksi Honda BeAT FI. Pada motor injeksi tekanan bahan bakar diharuskan tinggi, hal ini karena kaitannya dengan kualitas semprotan bahan bakar yang keluar dari injektor. Semakin rendah tekanan bahan bakar, maka campuran bahan bakar dan udara tidak akan tercampur secara homogen. Akibatnya, bahan bakar tidak akan terbakar secara sempurna. Oleh karena itu, ada baiknya tahu cara mengukur tekanan bensin di mesin injeksi. Cara mengukur tekanan bensin di mesin injeksi harus menggunakan alat yang namanya fuel pressure gauge. Alat ini disambungkan dengan slang yang menghubungkan pompa bahan bakar atau fuel pump dengan injektor. "Perlu diingat saat melepas slang bahan bakar, kondisi mesin harus dalam keadaan mati," ucap Rizky, mekanik Duta Motorsport di Bekasi, Jawa Barat. Baca Juga Cara Pasang Alarm Motor Honda BeAT yang Aman dan Anti Merusak Sistem Kelistrikan Setelah alat terpasang dengan benar, selanjutnya kunci kontak di ON-kan dan mesin dihidupkan. Hasil pengukuran akan terbaca dari besarnya angka yang ditunjukkan oleh jarum yang ada di fuel pressure gauge. Dengan mengetahui besarnya tekanan bahan bakar yang ditunjukkan oleh alat tersebut, kualitas campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar selanjutnya kita bisa melakukan langkah-langkah perbaikan. "Besarnya tekanan bahan bakar standar motor injeksi berkisar 294 kpa, toleransi naik turunnya berkisar 3-4 angka masih wajar," sambungnya. "Namun jika terlalu rendah dari batas toleransi, maka perlu dicek kondisi fuel pump-nya,” tutup pria yang akrab disapa Kilun.
Bro dan sis semua…kembali kita sambung lagi artilkel bahasan kita kemarin mengenai alat ukur tekanan pompa bahan bakar motor injeksi, bagi yang belum membaca artikelnya bisa melihat kembali dengan klik disini… Bahasan kita kemarin sampai di alat ukur tekanan pompa bahan bakar, dimana kita kemarin nyebut alat tersebut dengan nama “Fuel Pump Pressure gauge”. Jika di plototi nih…lat ini sekilas bentuknya hampir mirip dengan alat ukur tekanan ban motor kita, dimana kondisi fisik alat ukurnya berbentuk bulat dengan adanya jarum penunjuk angka tekan lihat gambar di atas. Lah apa bedanya alat ukur tekanan ban dengan alat ukur tekanan BBM ini? Sebenarnya jawabannya sangat sederhana sih…yang mana sudah pasti kalau fuel pump pressure gauge difungsikan untuk mengukur tekanan cairan liquid bahan bakar, sedangkan untuk alat Tire Gauge alat ukur tekanan ban di fungsikan untuk mengukur tekanan udara yang ada di ban itu sendiri. Cara menggunakan alat ini sesungguhnya sangat simpel, tidak membutuhkan keterampilan khusus, saya yakin pemirsa semua pasti bisa menggunakan alat ini dengan benar, pasalnya sekali lagi alat ini gampang mengoperasiannya, untuk membuktikan ucapan kang Majid ini, ayo kita praktekkan di bawah ini bersama sama… Dalam praktek penggunaan alat pengukur ini kang Majid menggunakan motor Yamaha Jupiter Z1, dimana hal ini kang Majid pilih karena tempat daripada sambungan selang dan posisi pompa bahan bakarnya mudah di jangkau, dan tentunya tanpa membongkar cover motor, hal ini lebih memudahkan kita untuk belajar penggunaan alat ini. Bagaimana langkah langkahnya, silahkan di mengerti satu demi satu langkah penggunaannya. ▪ Langkah pertama sudah pasti kita siapkan alat ukurnya ▪ Posisi kuknci kontak dalam kondisi “OFF” ▪ Lepas pengunci selang penghubung fuel pump dengan injektor lihat gambar diatas ▪ Setelah terlepas, barulah hubungkan fuel pump pressure gauge di antara selang fuel pump yang sudah terlepas tadi, disusun secara seri di bolak balik sama saja, asalkan konektor penyambung selangnya bisa terpasang dengan benar tanpa adanya kebocoran lihat gambar di atas ▪ Setelah alat ukur terpasang dengan sempurna, maka posisikan kunci kontak di posisi “ON” dengan catatan sebelum kunci kotak di posisi ON” kembali periksa sambungan selang bahan bakar, pastikan kondisinya tidak ada yang bocor. ▪ Setelah kunci kontak “ON” lihat tekanan stanby-nya, ada di angka berapa..? jika tekannya di bawah standar, maka fuel pump masih belum bisa kita katakana rusak, dimana langkah selanjutnya masih harus kita lakukan, yakni dengan menghidupkan mesinnya kondisi alat masih terpasang… ▪ Setelah motor kondisi nyala dan lihat jarum alat ukur ada di angka berapa…? kalau masih dalam angka standar maka tidak ada masalah pada fuelpump-nya, namun kalau tekanan ada di bawah standar, maka bisa kita katakana fuel pump butuh kita periksa dengan membongkar fuel pump dari tangki bahan bakar. ▪ Setelah mengukur dalam kondisi stasioner, sekali lagi pengukuran masih kita lanjutkan lagi, bukan kondisi stasioner lagi, melainkan dengan menaikkan putaran mesin dengan spontan atau dengan menahan putaran mesin di atas stasioner 1500 ke atas. Amati pergerakan jarum pada alat ukur, jika jarum bergetar kurang lebih 2 – 3 Kpa dari angka standar, maka itu bisa kita katakana wajar…namun jika pergerakan jarumnya sampai 100-200 Kpa, maka fuel pump perlu kita periksa. Seperti pada motor Jupiter Z1 ini…tekanan standar pompanya adalah 295 Kpa, hasil pengukuran menunjukkan hasil yang sama, namun agak lebih sedikit sih, tapi tidak terjadi kendala, jadi bisa kita katakana fuel pump Yamaha Jupiter Z1 ini masih dalam kondisi normal, masih aman aman saja 😀 Gimana bro…sangat mudah kan cara menggunakan alat ini, meskipun beda merk…kurang lebih caranya sama seperti yang kita bahas kali ini, dimana paling yang membedakan cuma posisi fuel pump, besar kecilnya sambungan dan standar tekan fuel pump itu sendiri. Untuk yang lainnya….namanya motor injeksi ya kayak begitu wujudnya 😀 Kang Majid Mbah bogang mana woy…tumben ngak nanya naya lagi nieeee ? 😀 Mbah bogang Sementara ini Mbah jadi silent rider saja kang Majid, Mbah mantau saja dipojokan… Mbah lagi males bicara. Anu kang…Gusi Mbah lagi kena sakit panu 😀 ! Upil Gareng Kang saya saja yang nanya ya…soalnya kebetulan saya punya motor injeksi yang pernah mogok gara gara fuel pump-nya, jadi ceritanya gini kang… Waktu itu motor saya bawa riding menyusuri semak semak belantaran bersama pacar kesayangan ku 😀 asek asek… waktu itu ditengah tengan perjalanan kami makan buah semangka dengan sepuasnya, ngak tau itu semangka siapa, orang semangkanya nemu di kebun orang kang. Karena semangka tidak habis habis, maka saya kefikiran untuk membawakan yang ada di rumah, dirumah ada papy, ada mamy, ada kakek, dan ada orang kampung yang berjumlah 150 kepala keluarga kang…jadi saya keluarkanlah sebuah karung untuk memungutnya. Diasaat saya mengambil buah semangka tersebut EH…ada orang berkumis separo sambil membawa rapia dengan berteriak kencang, WOOOOYYY…Maling….!! deg deg deg..jantungku berdebar, ternyata ada pemilik kebunnya kang, jiah…jiambrettttt…kala itu saya langsung lempar karungnya, dan cabut dah dengan membawa motor injekson saya. Saking takutnya, pacar saya pegangnya sangat erat, sampai sampai merebahkan tubuhnya di punggungku…cihui…rejeki kang ada buah kelapa muda nempel gagag 😀 Di tengah tengah aksi melarikan diri saya, eh ternyata motor saya mberebet kayak kehabisan bensin kang, dan lama lama jadi mati dengan sendirinya, saya cek bensin yang ada di tangki, lah kok masih penuh…haduh apanya ya ini…??? Sial nih gara gara mencuri semangka, jadinya kena sial deh..!! terpaksa saya cari muter muter bengkel resmi kang, dan akhirnya ketemu bengkel resmi dengan nama “Morat Marit” yang berdiri megah di tepi jembatan… Langsung deh konsultasi ke mekaniknya, dan…setelah di periksa, motor saya di fonis terkena kanker payu dara Eh maksudnya kena serangan pompa kang, pompanya katanya tekanannya rendah, jadi bahan bakar tidak bisa dikabutkan dengan sempurnya. Jelas sih perkataan dari mas mekanik tersebut, masalah terselesaikan sih…tapi anehnya kang… saya ngak di kasih tau kang penyebab fuel pump yang tekanannya menurun tersebut. Kenapa tekanan pompa bisa menurun, apa penyebabnya ya..? hal tersebut tidak di beberkan jelas oleh mekanik, apa salahku….apa gara gara saya sering beli bensin eceran..? atau karena azab nyolong nyuri semangka tadi ya..? monggo kang sedikit pertanyaan di atas supaya di beri jawaban…! Maturnuhon 😀 Kang Majid Jiah….panjang benar ceritanya, he…menurut pemirsa bagai mana..? tekanan fuel pump motor mas Upil Gareng bisa turun karena faktor apa..? karena azab nyolong semangka kah..? atau karena faktor lain! kang Majid di bantu jawab ya…!! soalnya jawaban kang Majid sendiri akan di utarakan di artilkel selanjutnya…jadi monggo diikuti terus ya… cicakkreatip Contact pembelian ➡ BBM 5CEC5AAC WhatsApp / Telp / SMS 085733637733 Email Pembelian lewat klik DISINI… Pembelian lewat klik DISINI… Cara pemeriksaan 1. Menghubungkan terminal +B dan FP pada check conector, dengan menggunakan SST. 2. Memutar ignition switch pada posisi ON jangan men-start mesin. 3. Memeriksa apakah terdapat tekanan pada selang dari fuel filter. Dengan cara manual, pijit selang dari fuel filter. 4. Mengembalikan ignition switch pada posisi OFF. 5. Melepas terminal. Hasil pemeriksaan fuel pump bekerja dengan baik ada tekanan pada selang dari fuel filter akibat bekerjanya fuel pump, yaitu ditandai dengan terdengar suara aliran bahan bakar pada selang. Selain itu pada waktu dipijit, selang terasa keras. Cara pemeriksaan 1. Melepas terminal kabel negatip - dari baterai. 2. Melepas pipa saluran masuk bahan bakar dari delivery pipe. keringkan bensin yang tercecer . 3. Memasang pressure gauge pada delivery pipe. 4. Memasang kembali terminal kabel negatip - pada baterai. 5. Menghidupkan mesin. 6. Mengukur tekanan bahan bakar pada putaran idle. Spesifikasi 265 – 304 kPa 7. Mematikan mesin 8. Memeriksa bahwa tekanan bahan bakar akan tetap pada harga spesifikasi setelah mesin dimatikan selama 5 menit. 9. Setelah melakukan pemeriksaan, melepas kembali kabel negatif dari baterai dan melepaskan SST pressure gauge dengan hati-hati agar bahan bakar tidak tumpah. 10. Memasang kembali terminal kabel negatip pada baterai. 11. Memeriksa kebocoran bahan bakar. Hasil pemeriksaan tekanan bahan bakar sesuai spesifikasi. tekanan bahan bakar menunjukkan angka 300 kPa. Tidak ada indikasi kebocoran pada bahan bakar. Periksa bekerjanya injector Cara pemeriksaan 1. Menghidupkan mesin. 2. Melakukan pemeriksaan adanya suara kerja normal sesuai dengan putaran mesin. Bila tidak tersedia soundscope, pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara manual yaitu dengan jari tangan. 3. Menempelkan jari tangan pada injektor. Bila tidak ada suara atau terdengar suara yang tidak biasa , maka periksa sambungan kabel, injektor atau sinyal injeksi dari ECU. Hasil pemeriksan Injector berfungsi normal. pada waktu jari ditempelken pada injector terasa seperti ada getaran kecil dan terdengar suara seperti cipratan air. Periksa tahanan injektor Cara pemeriksaan 1. Melepas konektor injektor 2. Mengukur tahanan antara tiap terminal injektor, dengan menggunakan ohmmeter. Spesifikasi 13 – 14,2 ohm Bila harga tahanan tidak sesuai spesifikasi, maka mengganti injektor. 3. Memasang kembali konektor injektor Hasil pemeriksaan Tahanan injektor sesuai spesifikasi 13 ohm Lihat dokumen lengkap 58 Halaman -
cara mengukur tekanan bahan bakar